REVIEW JURNAL KELOMPOK 6
PSIKOLOGI PERKEMBANGAN USIA DINI
1.
Ruang
Lingkup Perkembangan Anak Usia Dini
Di
dalam Peraturan Menteri Pendidikan Kebudayaan Nomor 146 tahun 2014 tentang
Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini pada pasal 5 dinyatakan bahwa aspek-aspek
pengembangan dalam kurikulum PAUD mencakup nilai agama, nilai moral,
fisik-motorik, kognitif, bahasa, sosial-emosi, dan seni.
2.
Perkembangan
FisiK
Perkembangan
fisik merupakan hal yang menjadi dasar bagi kemajuan perkembangan berikutnya.
Ketika fisik berkembang dengan baik memungkinkan anak untuk dapat lebih
mengembangkan keterampilan fisiknya, dan eksplorasi lingkungannya dengan tanpa
bantuan dari orang lain. Perkembangan fisik anak ditandai juga dengan
berkembangnya motorik, baik motorik halus maupun motorik kasar.
3.
Perkembangan
Motorik
Perkembangan
motorik meliputi motorik kasar dan
motorik halus. Motorik kasar adalah gerakan tubuh yang menggunakan
otot-otot besar atau sebagian besar dan seluruh anggota tubuh yang dipengaruhi
oleh kematangan anak itu sendiri, misalnya kemampuan untuk duduk, menendang,
berlari, dan lainnya. Sedangkan motorik halus adalah gerakan yang menggunakan
otot halus atau sebagian anggota tubuh tertentu yang dipengaruhi oleh
kesempatan untuk belajar dan berlatih, misalnya memindahkan benda dari tangan,
mencoret, menyusun,menggunting dan menulis.
4.
Perkembangan
Bahasa
Bahasa
sangat erat kaitan dengan perkembangan berfikir individu. Perkembangan pikiran
individu dalam perkembangan bahasanya yaitu kemampuan membentuk pengertian,
menyusun pendapat dan menarik kesimpulan. Dalam berbahasa, anak dituntut untuk
menuntaskan atau menguasai empat tugas pokok yang satu sama lainnya saling
berkaitan.
5.
Perkembangan
Sosial
Perkembangan
sosial anak sangat di pengaruhi oleh proses perlakuan atau bimbingan orang tua
terhadap anak dalam mengenalkan bebagai aspek kehidupan sosial, atau
norma-norma kehidupan bermasyarakat serta mendorong dan memberikan contoh
kepada anaknya bagaimana menerapkan norma-norma tersebut dalam kehidupan
sehari-hari, proses bimbingan orang tua lazim disebut sosialisasi.
6.
Perkembangan
Kognitif
Kognitif
artinya kemampuan berfikir, kemampuan menggunakan otak. Perkembangan Vigotsky
mengemukakan bahwa manusia dilahirkan dengan seperangkat fungsi kognitif dasar
yakni kemampuan memperhatikan, mengamati, dan mengingat.
7.
Perkembangan
Emosi
Emosi
yang meninggi pada masa kanak-kanak awal itu ditandai dengan meledaknya amarah
yang kuat, ketakutan yang hebat dan rasa
iri hati yang tinggi. Pada masa-masa ini anak-anak sulit untuk dibimbing dan
diarahkan, mereka cenderung akan marah,
memberontak dan tersinggung jika diperingati, hal ini disebabkan anak-anak
keluar dari fokus mereka.
8.
Perkembangan
Moral
Perkembangan
moral adalah perkembangan yang berkaitan
dengan aturan dan konveksi mengenai apa yang seharusnya dilakukan oleh manusia
dalam interaksinya dengan orang lain. Anak-anak ketika dilahirkan tidak
memiliki moral, tetapi dalam dirinya terdapat potensi moral yang siap untuk
dikembangkan.
9.
Perkembangan
AgamA
Memahami
konsep keagamaan pada anak berarti
memahami sifat agama pada anak-anak. Sesuai dengan ciri yang mereka miliki,
maka sifat agama pada anak-anak tumbuh
mengikuti pola ideas concept on authority. Ide keagamaan pada anak hampir sepenuhnya
autoritas, maksutnya konsep keagamaan pada diri mereka dipengaruhi oleh faktor
dari luar diri mereka.
10. Peran Dan Tanggung Jawab Orang Tua
Terhadap Anak Usia Dini
Rumah
adalah madrasah atau sekolah pertama bagi anak. Hal ini berimplikasi bahwa
orang tua merupakan guru pertama bagi anak. Dengan demikian, rumah yang di
dalamnya (orang tua) tidak harmonis, bahkan rusak (broken home) tidak bisa
akan menjadi “sekolah” pertama yang efektif bagi anak
karena keluarga sebagai “sekolah” pertama telah rusak dan dengan demikian anak
juga ikut rusak. Inilah sebabnya anak-anak korban broken home sangat sulit
dididik
11. Pendidikan Anak Usia Dini
Pengertian
Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Pendidikan Anak Usia Dini ( PAUD) pada
hakikatnya ialah pendidikan yang diselenggarakan dengan tujuan untuk memfasilitasi pertumbuhan dan
perkembangan anak secara menyeluruh atau menekankan pada pengembangan seluruh
aspek kepribadian anak.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar